Tampilkan postingan dengan label Bek. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bek. Tampilkan semua postingan

Kamis, 12 April 2018

- Profil Pemain Bola -Vava Mario Yagalo-Lengkap

Vava Mario Yagalo
Dengan kembalinya admin Blog Profil Pemain Sepak Bola Dunia, maka akan menambah pengetahuan Anda kembali tentang sosok bintang di lapangan hijau terkait biodata dan biografi para penghibur kita para pecinta sepakbola di tanah air.

Kali ini admin akan sedikit mengulas perjalanan pemain muda yang saat ini membela klub sepakbola ibu kota, Persija. Ia adalah Vava Mario Yagalo. Pemain yang satu ini mengawali karir junior-Nya bersama klub SAD pada tahun 2009 s/d 2012. Di tahun berikutnya, Mario Yagalo begitu ia lebih dikenal kembali mengasah permainan-Nya bersama klub junior Sriwijaya FC pada tahun 2013.

Tapi tahukah Anda ? dalam jenjang karir junior Mario Yagalo ia merupakan pemain langganan timnas untuk kategori U-16 di tahun 2008, U-17 di tahun 2009, dan U-19 di tahun 2009. Deretan prestasi junior yang Mario Yagalo raih adalah ketika ia berhasil menjuarai ISL U-21 bersama klub junior Sriwijaya FC di tahun 2012/2013. Saat itu bahkan ia mengemban ban kapten untuk klub tersebut. Berikut biodata Mario Yagalo selengngkapnya :

Nama lengkap : Vava Mario Yagalo
Tempat dan tanggal lahir : Kediri, 21 april 1993
Tinggi : 180cm
Posisi : Bek
Nomor punggung : 36
Warga negara : Indonesia

Facebook - Twitter - Instagram

Sekarang, kita akan mengulas tuntas karir junior Mario Yagalo. Awal ia dapat meruput di level senior, klub pertama yang mendapatkan talenta berbakat Indonesia ini adalah klub senior Persebaya Surabaya pada tahun 2013 s/d 2014. Selama kurun waktu 2 tahun, ia mengasah mental bermain-Nya bersama klub senior yang memiliki nama fans Bonek tersebut. Pelabuhan karir senior Mario Yagalo selanjutnya barulah Persija Jakarta di tahun 2014.

Dibawah asuhan pelatih yang saat ini menangani Persija, Teco, ia menjadi andalan barisan belakang klub yang akhir-akhir ini dikabarkan akan memiliki stadion baru tersebut. Untuk berada di tim utama asal ibu kota tersebut, banyak kerja keras dan rasa sabar yang harus diperjuangkan dan dipertahankan oleh Mario Yagalo. Sampai dengan ia menimbah ilmu kepada pemain belakang Persija yang sudah cukup senior dan memiliki nama besar, Ismed Sofyan. Bahkan Mario Yagalo diplot sebagai pengganti super star tersebut kelak jika Ismed Sofyan memutuskan untuk pensiun.

Sabtu, 22 Juli 2017

- Profil Pemain Bola -Riko Simanjuntak-Lengkap

Profil & Biografi Pemain Sepak Bola Dunia - Inilah pemain sepakbola berposisi serba bisa dengan teknik dan kecepatan tinggi yang dimiliki oleh Indonesia, Riko Simanjuntak. Di Liga 1, ia kerap mendapatkan perhatian karena kepiawaiannya mengolah sikulit bundar di lapangan hijau bersama Semen Padang. Ucok, begitu ia disapa merupakan pesepakbola dengan determinasi tinggi. Tak jarang, walaupun ia diposisikan sebagai Bek oleh Nil Maizar, Riko menjadi sosok menakutkan bagi lawan. Aksi tusukan mautnya di jantung pertahanan membuat para pemain belakang lawan kewalahan untuk mengantisipasi pergerakan lincah si Ucok ini. Ia juga masuk dalam pemain yang paling banyak dapat perhatian media dan khalayak pecinta sepakbola sejak digulirkannya Liga 1.

Memulai karir senior sepakbola bersama klub PSMS Medan pada tahun 2012 s/d 2013, Riko tercatat tampil sebanyak 9 kali dan menyumbangkan 3 gol untuk klub berjuluk Ayam Kinantan tersebut. Pada tahun 2014, Riko Simanjuntak hengkang ke klub PS Bangka. Disini ia tercatat tampil sebanyak 18 kali dengan sumbangan 7 gol. Lalu pada tahun 2015 Gresik United tertarik mendapatkan jasa pemain bertubuh mungil ini. Disini ia diberi kesempatan bermain 3 kali dengan torehan 1 gol.

Pada 3 klub senior awal ini Riko Simanjuntak didaulat sebagai penyerang yang siap menyumbangkan pundi-pundi gol untuk klub yang dibelanya. Lalu di klub senior berikutnya yaitu Semen Padang yang mulai dibelanya pada tahun 2016 Riko Simanjuntak beberapa kali berganti posisi dibawah asuhan pelatih Nil Maizar. Tampaknya kepekaan Nil dalam memperhatikan Riko dan merotasi posisi sang pemain berjalan baik. Terbukti, sejauh ini Riko Simanjuntak jadi senjata mematikan klub Kabau Sirah tersebut dalam mengobrak-abrik pertahanan lawan. Berikut biodata Riko Simanjuntak selengkapnya :


Riko Simanjuntak
Nama lengkap : Riko Simanjuntak
Tempat dan tanggal lahir : Pematang Siantar, 26 januari 1992
Tinggi : 160 m
Posisi : Penyerang, Bek
Nomor punggung : 20
Warga negara : Indonesia

Selama 2 tahun terakhir (2016 s/d 2017) membela klub kebanggaan warga Sumatra Barat tersebut banyak sudah kesan menarik dan sejumlah capaian yang telah Riko Simanjuntak raih. Gol pertamanya terjadi saat klub yang menaungi Stadion Gelora Hj Agus Salim ini bersua dengan Persib Bandung dalam ISC 2016. Dan di Liga 1, Riko Simanjuntak berhasil menorehkan gol perdananya saat Semen Padang melawan Persipura.

Sebelum mulai bergabung bersama Semen Padang, faktanya sejumlah klub profesional lain di tanah air berminat untuk mendapatkan tanda tangan Riko Simanjuntak. Salah satunya adalah Surabaya United. Bahkan di klub ini ia sempat berlatih. Tapi, karena alasan ingin lebih dekat dengan kampung halaman, pada tahun 2016 Riko Simanjuntak memilih Semen Padang sebagai pelabuhan berikutnya. Dan disini, ia bercita-cita membawa klub meraih sejumlah prestasi. Salah satunya juara Liga 1 dan berhasil menembus ke dalam skuad timnas.

Rabu, 19 Juli 2017

- Profil Pemain Bola -Zulkifli Syukur-Lengkap

Usianya terbilang tak lagi muda, tapi penampilannya bersama PSM Makassar saat ini cukup membuat kita tercengang. Bagaimana tidak?, di umur yang telah menginjak 33 tahun saat artikel ini diterbitkan, sosok Zulkifli Syukur menjadi roh permainan klub berjuluk Juku Eja tersebut. Walaupun berposisi sebagai bek, tak jarang aliran serangan yang dibangun oleh klub berpelatih Rene Albert ini berawal dari kaki ZS3, begitu teman dekat menyapanya.

Ya, memang terkadang usia jadi sosok menakutkan untuk para gladiator lapangan hijau. Seiring bertambahnya usia, para pemeran lapangan hijau ini kerap kali menampilkan performa yang menurun. Hal ini sangat berdasar, ketika seseorang sudah masuk kedalam usia senja, produktifitasnya juga akan ikut menurun. Tapi, ini tidak terjadi dengan Zulkifli Syukur.

Sejak mengawali karir junior bersama klub PSM Makassar dan mengikut TC di Belanda, penampilan yang ia tunjukan kerap sama bahkan terus mengalami peningkatan sampai pada ia bermain untuk klub senior PKT Bontang pada tahun 2005 dan Pelita Jaya di tahun 2006. Tapi sangat disayangkan, di 2 klub seniornya ini ia tak banyak mendapatkan menit waktu bermain. Barulah di klub senior berikutnya Persmin Minahasa Zulkifli Syukur diberikan kesempatan bermain bahkan diletakkan dalam jajarang pemain inti. Dalam 31 penampilannya bersama Persmin Minahasa ia berhasil menyumbangkan 1 gol dalam kurun waktu 2 musim. Setelahnya di tahun 2008/2009 ia bergabung bersama klub senior Arema Malang. Arema Indonesia 2009 s/d 2011, Persib Bandung 2011 s/d 2012, Mitra Kukar 2012 s/d 2016, dan Pusamania Borneo F.C di akhir tahun 2016. Berikut biodata Zulkifli Syukur selengkapnya :

Zulkifli Syukur
Nama lengkap : Zulkifli Syukur
Tempat dan tanggal lahir : Makassar, 3 mei 1984
Tinggi : 175
Posisi : Bek
Nomor punggung : 3
Warga negara : Indonesia

Saat gelaran sepakbola Indonesia yang bernama Liga Gojek Traveloka 1 bergulir, Zulkifli Syukur kembali ke klub juniornya terdahulu sekaligus pulang kampung PSM Makassar. Disinilah ia pertama kali mencicipi bergabung bersama klub profesional. Setelah berbagai pengalaman bermain yang ia miliki baik bersama klub dan timnas, Zulkifli Syukur menjelma menjadi sosok pemain yang tak tergantikan dibarisan belakang klub kebanggaan warga Makassar tersebut. Ia menjadi benteng pertahanan yang kokoh ditemani oleh Hamka Hamzah untuk klub dengan nama fansThe Macz Man ini.

Dibawah asuhan Rene Albert sosok Zulkifli Syukur adalah motor serangan klub ini. Ia kerap kali naik maju kedepan untuk membantu serangan. Bahkan, ia kerap memberikan umpan-umpan memanjakan yang siap dikonversi menjadi gol oleh para penyerang PSM Makassar. Menusuk dari bagian kanan pertahanan lawan menjadi ciri khas Zulkifli Syukur. Ia begitu piawai untuk urusan ini.

Rabu, 01 Februari 2017

- Profil Pemain Bola -Tony Sucipto-Lengkap

Pemain sepakbola tanah air yang dikenal sangat atraktif. Ia juga sempat mencicipi berbagai posisi, dan bersama klub terakhirnya saat ini Persib Bandung, ia menempati posisi pemain belakang. Tony Sucipto, begitu masyarakat penggemar sepakbola tanah air mengenal nama beliau.

Mengawali karir senior sejak tahun 2004 bersama Persijatim, Tony Sucipto mendapatkan kesempatan bermain sebanyak 23 kali walaupun ini pengalaman pertamanya bermain untuk klub senior. Sayangnya, sampai tahun 2005 dimana ini menjadi tahun terakhirnya bersama klub Persijatim, tercatat ia tidak menyumbangkan 1 gol-pun untuk klub kebanggaan warga Jawa Timur tersebut. 

Pada tahun 2005 akhir ia memutuskan untuk hengkang ke klub Sriwijaya FC. Bersama klub senior keduanya ini ia bermain cukup panjang. Pengabdian yang diberikan Tony Sucipto bersama klub asal Palembang tersebut kurang lebih selama 6 tahun. Itu artinya, disini kemampuannya sebagai pesepak bola terasah. Total 112 penampilan dengan sumbangan 8 gol menjadi sumbangsih Tony Sucipto untuk klub berjuluk Elang Andalas Laskar Wong Kito tersebut. Berikut Biodata Tony Sucipto selengkapnya :

Tony Sucipto
Nama lengkap : Tony Sucipto
Tempat dan tanggal lahir : Surabaya, 12 februari 1986
Tinggi : 1.68 m (5 ft 6 in)
Posisi : Gelandang, Bek
Nomor punggung : 6
Warga negara : Indonesia

Persija Jakarta menjadi pelabuhan Tony Sucipto berikutnya untuk mempertajam karirnya di lapangan hijau. Pada akhir 2010, Tony Sucipto dikontrak oleh Persija untuk masa durasi kontrak 2 tahun. Jumlah penampilan yang ia lakoni bersama klub ketiga dalam karir seniornya ini terhitung lebih banyak dibandingkan dengan klub senior pertamanya dengan masa bakti yang sama, 2 tahun, total ia bermain sebanyak 24 kali dengan torehan 2 gol untuk klub berjuluk Macan Kemayoran tersebut, itu artinya kemampuan Tony Sucipto mengalami peningkatan jika mengacu pada statistik di atas.

Sayang, pada tahun 2011 Persija Jakarta melepas Tony Sucipto ke Persib Bandung. Disinilah posisi baru sebagai pesepak bola ia dapatkan. Di bawah kepemimpinan pelatih Persib, Tony Sucipto ditempatkan dibagian pertahanan menemani Jajang Sukmara, Supardi Nasir, dan pemain belakang Maung Bandung lainnya.

Sosok Tony Sucipto  dikenal juga sebagai pemain langganan Timnas. Ia beberapa kali merasakan indahnya terpilih sebagai pesepak bola yang membela tanah air. Pada tahun 2002/2003 ia masuk dalam skuad Timnas U-17. Tahun 2004 U-19. 2006/2009 U-23. Dan yang terakhir Timnas Senior pada tahun 2010. Total selama membela negara Tony Sucipto telah menyumbangkan 3 gol, 2 gol saat membela Timnas U-23, 1 gol saat membela Timnas Senior.

Senin, 19 Desember 2016

- Profil Pemain Bola -Yanto Basna-Lengkap

Yanto Basna, salah satu pemain yang terpilih oleh Alfred Riedl untuk mengawal barisan belakang timnas di ajang piala AFF Suzuki 2016. Memiliki postur tubuh tinggi dan ditunjang dengan kemampuan membaca arah bola yang sangat baik, Yanto Basna digadang-gadang akan menjadi benteng pertahanan Indonesia masa depan, ini didukung oleh usia yang ia miliki saat ini, terbilang masih muda.

Pertandingan awal timnas di ajang piala AFF 2016, Yanto Basna selalu menjadi pilihan utama pelatih berkewarganegaraan Austria tersebut, tapi karena terkena akumulasi kartu, lantas Alfred Riedl menggantikan posisi Yanto Basna dengan Hansamu Yama, terbukti! rotasi pemain yang dilakukan sang coach membuahkan hasil maksimal, kesempatan yang diberikan oleh Hansamu Yama dimanfaatkan dengan baik, 2 sumbangan gol Hansamu Yama untuk timnas jadi pembuktiannya.

Akhirnya Alfred Riedl memutuskan memainkan Hansamu Yama di partai-partai tersisa timnas pada pagelaran piala AFF tersebut. Walaupun bergitu, diakui oleh Alfred Riedl kualitas kedua pemain ini sama baiknya, hanya saja penampilan Yanto Basna sedang menurun. Berikut Biodata Yanto Basna selengkapnya:

Yanto Basna
Nama lengkap : Rudolof Yanto Basna
Tempat dan tanggal lahir : Papua. 12 juni 1995
Tinggi : 1.83 m (6 ft 0 in)
Posisi : Bek
Nomor punggung : 56
Warna negara : Indonesia

Mengawali karir junior bersama klub SAD Indonesia pada tahun 2011 s/d 2013, Yanto Basna akhirnya memutuskan hengkang dari klub junior pertama untuk berlabuh ke klub junior Sriwijaya FC U-21 pada tahun 2014 s/d 2015, barulah pada tahun 2015 akhir Yanto Basna berkesempatan bermain di level senior bersama klub Mitra Kukar. Pada akhir tahun berikutnya 2016, Yanto Basna kembali hengkang, kali ini Persib Bandung yang berhasil mendapatkan service Yanto Basna.

Ada fakta menarik disini antara Yanto Basna dan Hansamu Yama, mereka sama-sama pernah bermain untuk klub junior SAD Indonesia. Kedua pemain ini juga memiliki tahun kelahiran yang sama, artinya bukan tidak  mungkin suatu saat nanti kedua sosok pemain belakang inilah nantinya yang menjadi barisan terakhir timnas di masa yang akan datang.

Sejauh ini Yanto Basna telah mendapatkan prestasi gemilangnya bersama klub Persib Bandung. Di ajang piala Jendral Sudirman, ia dinobatkan sebagai pemain terbaik. Di akhir tahun total sudah 14 kali ia bermain untuk klub dengan nama fans setia Bobotoh tersebut.

Minggu, 18 Desember 2016

- Profil Pemain Bola -Abduh Lestaluhu-Lengkap

Ada yang menarik di gelaran sepakbola terakbar SeAsia Tenggara piala AFF Suzuki 2016 tentang sosok pesepak bola yang satu ini. Dalam partai puncak antara Thailand vs Indonesia pada leg kedua, ia sempat mendapatkan sorotan karena mendapatkan sanksi wasit berupa kartu merah menjelang akhir pertandingan, dan yang ia lakukan bukan menjatuhkan pemain lawan, tapi menendang bola ke arah pemain pengganti dan official tim Thailand sesaat sebelum melempar bola out.

Terang saja tindakan yang ia lakukan sangat ceroboh, saat Indonesia sedang berusaha mengejar ketertinggalan, ia malah melakukan tindakan tidak terpuji. Tapi ada sebagian Netizen yang mendukung aksi yang ia pertontonkan kejutaan pasang mata, pasalnya perbuatan itu bukan tanpa alasan. Dan Netizen memberikan  julukan baru padanya "Abduh Lestaluhu, Pria Bernyali Gajah di Kandang Gajah".

Abduh Lestaluhu adalah pemain yang terpilih dalam skuad Alfred Riedl dalam ajang piala AFF 2016. Bersama Rizky Pora, aksinya di sisi kirim pertahanan Indonesia terbilang cukup mendapatkan sorotan. Banyak serangan tim tanah air bermula dari bagian ini, kerjasama antara Rizky Pora dan Abduh Lestaluhu lalu memberikan umpan kepada Boaz Solossa yang berdiri di depan kerap merepotkan barisan pemain belakang lawan. Abduh Lestaluhu bahkan tak segan-segan melakukan overlapping, karena ini menjadi khas ia sebagai pemain belakang ditunjang dengan kemampuan kecepatan berlari, tak heran jika pelatih menugaskan ia untuk hal ini. Berikut Biodata Abduh Lestaluhu selengkapnya:

Abduh Lestaluhu
Nama lengkap : Muhammad Abduh Lestaluhu
Tempat dan tanggal lahir : Tulehu. 16 oktober 1993
Tinggi : 1.68 m (5 ft 6 in)
Posisi : Bek
Nomor punggung : 77
Warga negara : Indonesia

Mengawali karir junior bersama klub Deportivo Indonesia pada tahun 2010 s/d 2011, Abduh Lestaluhu sempat merasakan timnas U-19, setelah itu barulah ia mencicipi manisnya karir senior bersama Persis Solo pada tahun 2011 s/d 2012, dan berlabuh ke Persija Jakarta pada tahun 2013 sampai dengan artikel ini diturunkan.

Tahukah Anda saat ini Abduh Lestaluhu tercatata sebagai pasukan TNI?. Ya, ia merupakan pemain sepakbola sekaligus Tentara kesatuan Republik Indonesia. Dalam sesi wawancara bersama portal online terpercaya, Abduh Lestaluhu menegaskan menjadi pasukan keamanan negera merupakan cita-citanya sejak kecil, dapat menjaga negara dan bangsa ini adalah hal yang menyenangkan untuk-nya.

Walaupun berkostum klub Persija Jakarta, pada tahun 2015 Abduh Lestaluhu mengikuti pendidikan militer, dan manajemen Persija menegaskan memberikan kesempatan pada Abduh Lestaluhu untuk itu. Akhirnya ia dinyatakan lulus segala uji kelayakan menjadi seorang pasukan TNI, mulai dari dasar pendidikan sampai dengan materi-materi pelatihan yang ia lakoni selama 5 bulan dinyatakan lulus.

Abduh lestaluhu bukan satu-satunya pemain sepakbola yang tercatat pernah mengikuti pelatihan TNI, ada sejumlah nama lain seperti Manahati Lestusen, Ravi, Teguh, dan Ahmad.

Jumat, 16 Desember 2016

- Profil Pemain Bola -Hansamu Yama-Lengkap

Profil & Biografi Pemain Sepak Bola Dunia - Semua mata kini tertujuh pada sosok pemain belakang timnas satu ini setelah aksinya di piala AFF 2016 yang cukup memberikan kesan mendalam bagi para pecinta sepakbola tanah air. Torehan 2 gol yang berhasil ia sumbangkan untuk timnas di pagelaran sepakbola terbesar SeAsia Tenggara tersebut telah melambungkan namanya, bahkan media asing tak sungkan-sungkan untuk mengulas tentang Hansamu Yama.

Mengawali karir junior sepakbola bersama SSB Mojokerto Muda pada tahun 2010 s/d 2011, Hansamu Yama terus menimbah ilmu di tahap awal karir juniornya dengan menjelajah ke klub SAD Indonesia pada tahun 2011 s/d 2013. Tampaknya usaha dan kerja keras yang ia lakoni membuahkan hasil, pada tahun 2013 ia berkesempatan masuk dalam skuad timnas U-19 untuk mengikuti kejuaraan remaja U-19 AFF 2013.

Barulah pada tahun 2014 ia berkesempatan tampil bersama klub senior tanah air PS Barito Putera. Selama kurun waktu 2 tahun 2014 dan 2015, Hansamu Yama hanya mendapatkan kesempatan bermain 2 kali, hal ini dikarenakan pengalaman Hansamu Yama di klub senior terbilang belum cukup. Akhirnya ia dipinjamkan ke Bali United pada akhir tahun 2015, setelah itu di tahun 2016 ia kembali ke PS Barito Putera. Tak butuh waktu lama, Hansamu Yama langsung diberikan kepercayaan lebih tinggi, sepanjang tahun 2016 ia sudah bermain 9 kali dengan sumbangan 1 gol. Berikut Biodata Hansamu Yama selengkapnya:

Hansamu Yama
Nama lengkap : Hansamu Yama Pranata
Tempat dan tanggal lahir : Mojokerto. 16 januari 1995
Tinggi : 1.80 m (5 ft 11 in)
Posisi : Bek
Nomor punggung : 32
Warga negara : Indonesia

Dalam skuad asuhan Alfred Riedl, Hansamu Yama bukanlah Bek inti timnas di posisinya, ia harus bersaing dengan Yanto Basna. Ketika kesempatan bermain ada, hal itu langsung dimanfaatkan Hansamu Yama dengan penampilan ciamik dan sumbangan gol pertamanya untuk timnas senior, terang saja hal ini membuat Alfred Riedl terkesan lantas memasangnya sebagai starter saat melawan Thailand di leg pertama final piala AFF 2016. Keputusan yang tepat, kembali Hansamu Yama menciptakan gol sundulan setelah menerima umpan pojok Rizky Pora sekaligus menjadi gol penentu kemenangan Indonesia atas Thailand (2-1). Total Hansamu Yama telah mengemas 2 gol sepanjang parhelatan piala AFF 2016. Ini tentu menjadi koleksi gol paling produktif untuk ukuran pemain belakang.

Di usia yang terbilang masih cukup mudah, Hansamu Yama telah memiliki segudang pengalaman dan dapat dijadikan pemain belakang andalan timnas untuk kejuaraan-kejuaraan berikutnya. Postur tubuh dan ketenangannya saat berduel dengan penyerang lawan kerap kali membuat para gladiator kewalahan melewati hadangan Hansamu Yama.

Minggu, 29 Mei 2016

- Profil Pemain Bola -Juan Francisco Torres-Lengkap

Profil & Biografi Pemain Sepak Bola Dunia - Juan Francisco Torres Bel�n, dikenal sebagai Juanfran, adalah pemain sepak bola profesional Spanyol yang bermain untuk Atletico Madrid sebagai bek kanan. Setelah memulai di Real Madrid, ia melanjutkan untuk membuat nama untuk dirinya sendiri di La Liga dengan Osasuna dan Atletico Madrid, penandatanganan untuk yang terakhir pada tahun 2011 dan akan memenangkan lima gelar utama, termasuk 2014 kejuaraan nasional. Sebuah internasional Spanyol sejak 2012, Juanfran adalah bagian dari skuad yang memenangkan Kejuaraan Eropa tahun itu, dan juga mewakili bangsa di Piala Dunia 2014 dan Euro 2016.

Juan Francisco Torres

Pada 11 Januari 2011 Juanfran bermain untuk Atletico Madrid sampai Juni 2015, untuk biaya lebih dari � 4 juta. Dia membuat debut resminya untuk Colchoneros dua hari kemudian. Juanfran mencetak gol pertamanya untuk Atletico pada 21 Mei 2011 di menang 4-3 di RCD Mallorca - pertandingan terakhir kampanye - mendedikasikan untuk ayahnya yang telah meninggal dua minggu sebelumnya. Dalam 2011-12 ia mulai. yang sering dimainkan sebagai bek kanan, baik oleh Gregorio Manzano dan penggantinya, Diego Simeone. Pada musim final Liga Europa, yang klub menang 3-0 melawan Bilbao, ia bermain di posisi itu; setelah pertandingan, ia mendedikasikan kemenangan untuk mendiang ayahnya, mengatakan (menurut UEFA.com) "My baby anak Oliver di sini dengan saya, satu-satunya kata dia tahu adalah 'mama' dan 'Atleti', saya mendedikasikan kemenangan ini untuk keluarga saya dan ayah saya, yang meninggal tahun lalu. saya tahu dia di sana melihat ke bawah pada kami merayakan sekarang.

Pada 24 Mei 2014 Juanfran memainkan semua 120 menit dari Final Liga Champions, yang Atl�tico kalah 1-4 dari Real Madrid di Est�dio da Luz. Satu bulan kemudian ia menandatangani perpanjangan kontrak, berjalan sampai 2018.Juanfran mulai kedua kaki dari putaran-of-16 pertandingan Liga Champions melawan PSV Eindhoven. Pada tanggal 15 Maret 2016, di laga kedua, ia mengambil penalti yang menentukan dalam 8-7 adu menang (0-0 agregat); di final kompetisi, juga memutuskan adu penalti setelah bermain imbang 1-1 di Milan, ia adalah satu-satunya pemain gagal untuk mengkonversi dalam kekalahan akhirnya mantan klubnya Real Madrid. Juanfran memiliki kinerja yang luar biasa di U-19 Championship 2004 Eropa UEFA, seperti Spanyol menang dan pemain menerima penghargaan Golden Player. Dalam prestasi langka ia mengambil bagian dalam dua Kejuaraan Dunia FIFA Pemuda, yang pertama di Uni Emirat Arab di mana tim nasional mengambil medali perak; [19] dalam edisi 2005 Spanyol mencapai perempat final, akhirnya digulingkan oleh pemenang Argentina.

Juanfran membuat debut sisi penuh pada 26 Mei 2012, memainkan seluruh pertandingan dalam kemenangan 2-0 dengan Serbia di St Gallen, sebagai bek kanan. Ia dipilih oleh manajer Vicente del Bosque untuk UEFA Euro 2012 skuad, menjadi pemain yang tidak terpakai seperti Spanyol memenangkan turnamen di Polandia dan Ukraina. Juanfran mencetak gol internasional pertamanya pada 16 November 2013 bermain seluruh kemenangan ramah 2-1 di Equatorial Guinea.However, pertandingan ini diperintah tidak sah oleh FIFA karena mereka tidak pernah diberitahu awal cukup bahwa wasit akan dari Guinea Ekuatorial. Juanfran bernama di 30-man skuad sementara Spanyol untuk Piala Dunia FIFA 2014, dan juga termasuk dalam daftar akhir. Dengan negara yang sudah dihilangkan, ia membuat debut turnamen dalam pertandingan grup terakhir melawan Australia, bermain 90 menit dan membantu David Villa untuk gol pertama dari kemenangan 3-0.